Potensi Kota Solo (ku) tercinta ♥ - part2

Nah, kalo ntuk urusan berbelanja dan keperluan oleh-oleh Solo meyediakan berbagai macam tempat belanja, mulai dari pasar tradisional sampai mall. Mulai dari Pasar Antik Triwindu  yag menjual berbagai barang antik, Pasar Gedhe Harjonagoro yang menyediakan berbagai makanan dan kebutuhan sehari-hari, Kawasan Ngarsapura  di sepanjang Jl. Diponegoro yang menghubungkan antara citywalk Jl. Slamet Riyadi dengan Kompleks Mangkunegaran yang berbentuk semacam pasar malam yang menjual berbagai macam makanan maupun barang oleh-oleh khas kota Solo, Kawasan Pasar Klewer, Pusat Grosir Solo (PGS) dan Beteng Trade Center (BTC)  yang menyediakan berbagai macam pakaian terutama batik dengan harga yang sangat murah, setelan anak-anak hanya 20ribu saja, baju-baju batik kantor untuk hari jumat hanya berkisar 35ribu sampai 60ribu saja. Baju sarimbit atau seragam suami istri hanya sekitar 150ribuan saja. Terakhir yang terbaru ada Solo Paragon, ‘skyscraper‘ pertama di kota Solo. Sebuah bangunan mixed use antara Mall, Hotel, dan Apartemen. Bangunan setinggi 25 lantai ini terletak di Jl. Sutomo. Cukup bagus dengan kualitas GP yang sudah memiliki banyak properti di Jakarta dan kota lain.

Dan yang paling menggiurkan adalah Wisata Kulinernya. Tersedia berbagai tempat makan yang wajib untuk dikunjungi setiap kali bertandang ke Kota Solo, antara lain, Rumah Makan Pecel Solo yang menyajikan menu Pecel Solo dan beragam makanan pendukungnya dengan rasa yang mantap, dihidangkan ala prasmanan jadi bebas untuk memilih kombinasi menu sesuka hati dilengkapi juga beraneka ragam khas minuman tradional. Yang tak kalah terkenal adalah Serabi Notosuman  dengan rasa keju atau coklat, cukup seharga 18ribu saja per kotaknya, murah dan nikmat. Selain itu juga tersedia aneka jajanan lain untuk oleh-oleh. Dan yang paling lengkap tersedia di GALABO (Gladag Langen Bogan)  yang terletak di sepanjang jalan mayor Sunaryo, di depan Pusat Grosir Solo (PGS) dan Beteng Trade Center (BTC). Wisata Kuliner malam hari yang dibangun sejak beberapa tahun lalu oleh Walikota Solo. Terdapat sekitar 70 pedagang makanan dan minuman, diantaranya yang paling diminati adalah : tengkleng dan gudeg ceker. Pilihan makanan dan minuman yang beragam membuat kita menikmati berjalan dari ujung ke ujung jalan untuk memilih menu yang pas dengan suasana malam Solo. 


Dan yang terbaru dari Kota Solo yang tidak ada di kota lain adalah wisata Sepur Klutuk ‘Jalagara’  untuk menikmati perjalanan unik satu-satunya di dunia, kereta uap dengan perjalanan di tengah kota. Welcome drink minuman tradisional, musik tradisional on the train, pemandu wisata, dan penawaran khusus dari merchant di sepanjang jl Slamet Riyadi. Dengan rute start dari Stasiun Purwosari, menyusuri rel kereta api di sepanjang Jl Slamet Riyadi (sekitar 5,6km). Loji Gandrung Tour (Rumah Dinas Walikota Surakarta) Kampoeng Batik Kaoeman Tour (wisata batik) Stasiun Solo Kota (Sangkrah). Dan satu lagi adalah wisata Bus Tingkat ‘Werkudoro’ untuk berkeliling Kota Solo.

Lengkap sudah bukan apa yang dimiliki Kota Solo? Dijamin liburan akan sangat menyenangkan jika dihabiskan di kota budaya dan wisata ini. Jadi, yuk rame-rame liburan ke Solo!
Bandung, 10 March 2012
Hesti Nuraini 

This entry was posted on April 20, 2012 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply