Biomedical Engineering vs. Telecommunication Engineering (Y)

Jadi sekarang ceritanya saya adalah (calon mantan) anak TPB yang sedang bingung, gundah, gulana (baca: galau) memilih antara dua program studi yang nantinya akan saya jalani pada tahun kedua ketiga dan insyaallah cuma sampe tahun keempat.

Nah, saya sedang ada diantara dua pilihan nih. Pilihan yang pertama adalah Biomedical Engineering, sebenernya KK (kelompok keahlian) ini baru akan dipelajari pada tahun ketiga, jadi pas tahun kedua masih masuk ke dalam program studi Teknik Elektro (Electrical Engineering). Dan pilihan yang kedua yakni Telecommunication Engineering. Dari nama-namanya emang kedengerannya keren kan, tapi ya pelajarannya itu naudzubillah -_____-
Jadi langsung aja deh cekidot lebih jauh tentang dua program studi yang sedang "memperebutkan" saya ini ya hahahahaha :D

1. Biomedical Engineering

Bidang Keilmuan KK:
Biomedical physics, biomedical transducers and instrumentation, biomedical system design and projects, medical imaging equipment & techniques, telemedicine system, biomedical Imaging & Image Processing, Biomedical Informatics & Telemedicine, Biomechanics & Rehabilitation Engineering, Biomaterials & Drug Delivery Systems




Sekilas KK Biomedika

Teknik Biomedika merupakan bidang multidisiplin yang melibatkan berbagai teknik, metode ilmiah dan teknologi untuk memecahkan masalah dalam biologi dan kedokteran untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Teknik Biomedika juga merupakan bidang yang terus berkembang secara signifikan memberikan kontribusi pada kesehatan. Sistem Biomedis memberikan dukungan bagi para profesional medis dalam melakukan prosedur medis termasuk pengumpulan data, analisis, diagnosis, dan terapi. Untuk mempelajari bidang lintas disiplin ini, diperlukan ilmu dan teknik dasar. Ilmu-ilmu itu termasuk dasar elektronika dan lanjutan, dan komputer, anatomi dan fisiologi, fisika biomedika, transduser biomedis dan instrumentasi, dan desain sistem biomedis. Semakin banyak siswa memilih teknik biomedika untuk pelayanan kepada masyarakat dan untuk kegembiraan bekerja di lingkungan kesehatan sebagai anggota tim interdisipliner dengan profesional perawatan kesehatan lainnya.
Kelompok Keilmuan Teknik Biomedia (KK BME) di Institut Teknologi Bandung merupakan pilihan dalam Program Studi Teknik Elektro di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika. Selama lebih dari satu dekade, KK BME ini telah melakukan berbagai kegiatan di bidang Teknik Biomedika termasuk program pengajaran untuk sarjana, mahasiswa program master dan doktor, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh anggota dari kelompok ilmiah bekerja sama dengan para peneliti dan staf pengajar dari departemen lain, sekolah, dan universitas. Dengan 8 anggota KK BME, 2 asisten pengajar, dan staf lain dari berbagai latar belakang pendidikan, KK BME telah membuat kontribusi yang signifikan melalui kegiatan akademik.
Penelitian dalam divisi ini dapat dibagi menjadi beberapa daerah penelitian termasuk Medical Instrumentasi, e-Health dan Telemedicine, Biomedical Imaging dan Image Processing, Biomekanik dan Rehabilitasi Medik. Sedang berlangsung kolaborasi penelitian dengan para peneliti dari berbagai bidang termasuk Basic Sains, Kedokteran, Teknik, dan Seni memberikan peluang untuk menciptakan inovasi dalam lingkungan penelitian multidisiplin yang menarik.
Anggota KK BME, mahasiswa dan alumni telah diakui dengan penghargaan nasional, publikasi di berbagai jurnal dan prosiding konferensi, afiliasi dengan lembaga-lembaga swasta dan publik dalam bidang terkait, dan proyek-proyek yang didanai eksternal. KK BME juga telah dikenal untuk mengorganisir konferensi internasional di bidang teknik biomedika.

Kegiatan Penelitian

Ada 5 kepentingan penelitian utama yang dilakukan oleh KK Teknik Biomedika :
1. Biomedical Instrumentation. Sejumlah kegiatan penelitian telah dilakukan untuk pengembangan berbagai prototipe instrumentasi biomedis: Portable Electronic Stethoscopes, PC-based Electronic Stethoscopes, Pure Tone Audiometers, Brainstem–Evoked Response Audiometers (click and chirp stimulus), Simple 3-Lead ECG, Portable ECG, and Non-Invasive Blood Glucose Monitor Prototypes.
2. Biomedical Imaging & Image Processing. Topik penelitian pengolahan citra dan pencitraan kebanyakan melibatkan penggunaan PC, perkembangan algoritma dan software pengolahan citra. Dan bisa juga melibatkan beberapa aplikasi klinis: Osteoporosis and Osteoarthritis Computer-aided Assessment, Scalable Medical Image Transfer, Transmissive Ultrasonic Computed Tomography System, Customized Snack Active Contour Model for Blood Vessel Segmentation, Microaneurysm Segmentation in Diabetic Retinopathy Screening, Phase Unwrapping of Magnetic Resonance Images, etc.
3. Biomedical Informatics & Telemedicine. Berbagai jenis kegiatan penelitian telemedicine telah dilakukan dengan melibatkan berbagai kelompok yang berfokus pada tujuan fungsional yang berbeda: Simple e-Prescription System, Mobile Telemedicine System with Multi Communications Links, Disease Surveillance & Outbreak Management.
4. Biomechanics & Rehabilitation Engineering PC-based Continuous Passive Motion Machine and Microcontroller-based Continuous Passive Machine are two consecutive works in the area. Gait Analysis System is another topic of interest in this area.
5. Biomaterials & Drug Delivery Systems. Development of BME-ITB Beads (antibiotic-loaded beads) for the treatment of chronic bone infection. This research activities are also conducted in collaboration with Rijksuniversiteit Groningen. The Clinical use of the antibiotic-loaded beads prototype on real patients have been tested in a hospital in Bandung.

2. Telecommunication Engineering

Bidang Keilmuan:
Antenna and Wave Propagation, Modulation and Signal Processing for Telecommunication, Wireless and Mobile Communications, Information Theory and Coding, Communication Electronics and Microwave, Interferometric Radar Image Processing, Distribution Platform, Communication Network and Systems, Telematics Services, Security Network, Radio Communication.

Apa itu Teknik Telekomunikasi?

Program teknik telekomunikasi adalah interdisipliner. Hal ini membutuhkan campuran pengetahuan dari bidang teknik elektro, ilmu komputer dan juga dari bidang ekonomi dan manajemen. Sub-bidang teknik telekomunikasi termasuk fault tolerant computing, digital signal processing, digital communications, modulation and coding, electromagnetic-wave propagation, fiber and integrated optics, lasers, wireless communications, mobile IP, wireless multimedia, DWDM networks, QoS assurance protocols, network design and optimization, telecommunication software, performance of systems, adhoc and PCS wireless networks, network security, high-speed protocols dan masih banyak lagi.

Sekilas Kelompok Keilmuan Teknik Telekomunikasi

TESRG adalah grup ilmiah dan penelitian di bawah Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (SEEI) Institut Teknologi Bandung (ITB), di mana fakultas dengan kepentingan bersama dalam bidang teknik telekomunikasi bergabung bersama. TESRG telah dibentuk sebagai konsekuensi dari reformasi universitas untuk menjadi sebuah badan independen, mengurangi dukungan dari pemerintah.
Secara historis, setelah publikasi kerja seminar oleh C. Shannon, berkembang “Matematika Teori Komunikasi” pada tahun 1948 dan kemajuan mikroelektronika dan komputer, ilmu pengetahuan dan teknologi telekomunikasi begitu cepat. Sekarang ini, bergerak menuju konvergensi jaringan komputer dan komunikasi. Oleh karena itu keharusan untuk membentuk sebuah kelompok ilmiah dan penelitian di bidang ini. TESRG kegiatan berkonsentrasi pada generasi, pengiriman pemrosesan, dan penyebaran informasi, yang merupakan bidang strategis dalam era informasi.
Tugas TESRG ada tiga: pendidikan, penelitian dan pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan telekomunikasi. Situs ini dimaksudkan untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan TESRG dan kegiatan, untuk memberikan informasi yang berharga bagi masyarakat akademik dan bagi masyarakat masyarakat umum juga.

Oke jadi gimana nih? pilih yang mana? dua-duanya? atau malah ga pilih sama sekali? wuuuuuuuuuuuuuuuu -.- pusing!
Jadi ditengah kegalauan ini mari kita berdoa bersama memohon petunjuk dari Allah SWT yang Maha Mengetahui dan Maha Memilihkan yang terbaik bagi umatnya :))

Setelah shalat dua raka’at, lalu berdo’a dengan do’a istikhoroh:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ هَذَا الأَمْرَ – ثُمَّ تُسَمِّيهِ بِعَيْنِهِ – خَيْرًا لِى فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – قَالَ أَوْ فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – فَاقْدُرْهُ لِى ، وَيَسِّرْهُ لِى ، ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – فَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِىَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ، ثُمَّ رَضِّنِى بِهِ
Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (sebut nama urusan tersebut) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.

[Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku beristikhoroh pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak. Engkaulah yang mengetahui perkara yang ghoib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebut urusan tersebut) baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku (baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, takdirkanlah yang terbaik bagiku di mana pun itu sehingga aku pun ridho dengannya]
Semoga Allah segera memberikan petunjuk pada saya. Amin.

Bandung, 13 May 2011
Hesti Nuraini

This entry was posted on May 14, 2011 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

2 Responses to “Biomedical Engineering vs. Telecommunication Engineering (Y)”

  1. Saya dulu bingung memilih elektronika dan telekomunikasi. Akhirnya memilih elektronika. Walaupun masuk elektronika, tetep harus belajar tentang telekomunikasi karena banyak ilmu pertelekomunikasian yang masih bisa dikembangkan. Kalau biomedik bagus juga karena ilmu medis sangat berkembang

    ReplyDelete
  2. makasih mas sarannya. Alhamdulillah udah dapet pencerahan nih hehehe

    ReplyDelete